Sumber Energi Panas
Energi panas adalah
segala sesuatu yang dapat menghasilkan panas. Misalnya,
sumber energi panas yang berasal dari matahari, panas bumi, api, listrik, atau
gesekan dari dua benda. Energi panas yang bisa berpindah-pindah disebut sebagai
energi kalor. Energi ini biasanya akan berpindah dari tempat yang memiliki suhu
lebih tinggi ke tempat yang mempunyai suhu lebih rendah.
Macam-Macam Sumber Energi Panas
Sumber energi panas dapat dibedakan menjadi 5 yaitu sumber energi panas dari matahari, sumber energi panas dari panas bumi, sumber energi panas dari api, sumber energi panas dari listrik dan sumber energi panas dari gesekan.
1. Sumber Energi Panas dari Matahari
Matahari merupakan salah satu sumber energi panas terbesar dalam sistem tata surya. Akibat panas yang dikeluarkan, matahari mampu menyinari bumi dan isinya dan tentunya memberikan banyak manfaat bagi makhluk hidup yang ada di bumi. Tidak hanya bermanfaat bagi manusia saja, matahari juga mempunyai banyak manfaat bagi hewan dan juga tumbuh-tumbuhan.
Gambar 1 Matahari
Adapun manfaat energi
panas dari matahari yang dapat dirasakan yaitu :
- Energi panas yang dihasilkan matahari dapat membuat bumi menjadi lebih hangat
- Sinar matahari dapat membantu mengubah pro vitamin D pada kulit sehingga dapat menghasilkan vitamin D.
- Matahari juga bermanfaat untuk membantu mengeringkan pakaian.
- Energi matahari juga dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif yaitu sebagai sumber pembangkit listrik tenaga surya atau panel surya.
- Energi panas yang dihasilkan matahari dapat memberikan manfaat pada tumbuhan dalam proses membuat makanan atau yang dikenal sebagai fotosintesis.
Kearifan lokal budaya Bali yang memanfaatkan sumber energi panas matahari yaitu dalam pembuatan jaja uli dan jaja begina. Dalam pembuatanya membutuhkan sumber energi panas dari matahari untuk mengeringkan jaja tersebut. Jaja uli dan jaja begina ini digunakan untuk sarana dalam persembahyangan. Dalam membuat sesajen untuk persembahyangan, biasanya dilengkapi dengan jaja uli dan jaja begina yang memiliki filosofi rasa kegembiraan dan bakti terhadap orang tua serta mengetahui peringatan hari raya agama Hindu.
2. Sumber Energi Panas Bumi
Energi panas bumi adalah energi yang berasal dari dalam perut bumi. Energi panas bumi berasal dari batuan-batuan yang berada di dalam bumi. Energi panas bumi sendiri dihasilkan dan disimpan di dalam inti bumi. Untuk memanfaatkan sumber energi panas bumi diperlukan proses penambangan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkitan tenaga listrik atau pemanfaatan langsung lainnya.
Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang
ada di bali yaitu terdapat di daerah bali utara tepatnya di Desa Celukan
Bawang, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Buleleng. Adanya PLTU Celukan Bawang
memiliki dampak positif dan negatif terhadap warga masayarakat sekitar. Dampak
positif yang didapat yaitu adanya lapangan kerja untuk masyarakat sekitar
sedangkan dampak negatifnya terdapat pada lingkungan hidup warga sekitar yang
terganggu. PLTU Celukan Bawang
mengeksploitasi batu bara sebagai sumber energi untuk menghasilkan listrik
sehingga dari sumber energi panas bumi yaitu batu bara dapat menerangi
kehidupan di malam hari.
3. Sumber Energi Panas dari Api
Sumber energi panas selanjutnya adalah api. Api merupakan sumber panas yang dapat dihasilkan dari batu bara, bahan bakar minyak, gas, dan kayu yang dibakar. Api sudah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi manusia. Api dapat dimanfaatkan oleh manusia sebagai berikut :
- Panas api dapat digunakan untuk memasak
- Api dapat dimanfaatkan untuk menghangatkan badan
- Api dapat membantu penearangan dengan menyalakan lilin saat kondisi gelap.
Namun, api bersifat berbahaya karena mudah membakar apa saja dan
membakar sesuatu dengan cepat.
Di Bali sumber energi panas dari api dimanfaatkan dalam upacara ngaben. Ngaben adalah upacara keagamaan untuk orang yang meninggal dan dilaksanakan dengan membakar mayat tersebut. Sebagian besar penganut agama hindu melaksanakan upacara ngaben dengan tujuan mengembalikan unsur-unsur Panca Mahabhuta serta penyucian bagi atma atau roh bagi orang yang telah meninggal agar dapat terlepas dari ikatan dunia. Selain untuk acara ngaben, sumber energi panas dari api ini dapat dimanfaatkan untuk membuat babi guling. Babi guling merupakan salah satu makanan khas bali yang paling banyak diminati terutama kulit babi guling yang super renyah. Babi guling tidak hanya sebagai makanan kuliner khas bali tetapi babi guling juga bisa digunakan sebagai sesajen dalam kegiatan persembahyangan agama Hindu.
4. Sumber Energi Panas dari Listrik
Energi selanjutnya adalah sumber energi panas dari listrik. Energi listrik dapat diubah menjadi energi panas bahkan banyak alat atau benda yang memerlukan energi listrik, contohnya setrika, rice cooker, oven, kompor listrik, hairdryer (pengering rambut) dan lain-lain. Energi listrik juga menjadi salah satu energi yang sangat dibutuhkan saat ini. Apabila listrik tidak dapat berfungsi dengan baik, maka banyak hal yang berpengaruh seperti dunia akan gelap, handphone tidak berfungsi, tidak dapat menyalakan TV dan lainnya. Setrika sangat dibutuhkan oleh setiap rumah tangga. Setrika dimanfaatkan untuk merapikan baju melalui listrik sehingga menghasilkan panas.
Gambar 5 Pemanfaatan energi listrik
5. Sumber Energi Panas dari Gesekan
Manusia mendapatkan energi panas dengan cara menggosokkan dua buah batang kayu ataupun batu dari jaman dulu. Dari gesekan tersebut akan timbul energi panas hingga mengeluarkan percikan api. Percikan api dari menggosokkan dua buah batang kayu atau batu dapat dimanfaatkan untuk membuat api unggun ataupun api besar yang bisa digunakan untuk memasak dan menghangatkan badan. Selain itu ketika cuaca dingin, menggosokkan kedua tangan secara terus- menerus dapat menimbulkan kehangatan. Hal ini sering juga dilakukan saat berada di dataran tinggi.
Penjelasan sumber energi panas dapat dilihat pada video berikut.

Komentar
Posting Komentar